Selamat Datang di Website Desa Waru Timur kec. Waru kab. Pamekasan

Sapi Sonok Asal Waru Timur Juara Nasional

Kabupaten Pamekasan berhasil meraih juara pertama lomba Karnaval Budaya Nusantara di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta yang digelar 23 Oktober 2016, berkat menampilkan kesenian tradisional Sapi Sonok. 

Pamekasan berhasil mengalahkan peserta lain terdiri 27 propinsi, 37 kota dan 22 kabupaten se-Indonesia. Peringkat kedua diraih Manado, ketiga DKI Jakarta, keempat Yogyakarta dan kelima Kalimantan Utara. 

"Piala dan hadiah diserahkan Dirjen Ketahanan Ekonomi dan Budaya atas nama Mendagri," kata Kabag Perekonomian Pemkab Pamekasan Basri Yulianto dalam siaran persnya yang disampaikan kepada Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Pamekasan, Jumat (4/11/2016) malam.

Karnaval Budaya Nusantara ini merupakan bagian dari rangkaian "Nusantara Ekspo dan Forum 2016" yang dilaksanakan Kemendagri dan "Pekan Produk Budaya Indonesia 2016"  yang diselenggarakan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI. Dua kegiatan ini dilaksanakan tanggal 19 hingga 23 Oktober di TMII Jakarta.

Karnaval Budaya Nusantara pada 23 Oktober 2016, mengusung tema eksotik yakni penampilan "Sapi Sonok" dan batik khas Pamekasan. 

Selain itu juga tampil 16 peragawan dan peragawati berbusana batik tulis Pamekasan dikolaborasi dengan dua pasang "Sapi Sonok" diiringi dengan musik tradisional Saronen.

Sejak pembukaan, stan Pamekasan mendapat perhatian banyak pengunjung. Saat dibuka, 19 Oktober 2016, stan menampilkan aneka ragam produk unggulan dari Pamekasan, diselingi dengan penampilan tarian "Topeng Gettak".

Lalu tanggal 20 Oktober 2016, Bupati Pamekasan Achmad Syafii mendapat kehormatan dari panitia untuk menjadikan satu satunya kepala daerah tingkat II yang menjadi nara sumber dalam seminar atau forum ekonomi. 

Saat itu, Bupati Achmad Syafii menyampaikan presentasi tentang program inovasi Kabupaten Pamekasan.

Kala itu, ada empat orang nara sumber. Pertama Bapak Bupati Achmad Syafii, lalu, dari Kemendagri, dan dari Badan Pengembangan Ekonomi Kreatif, serta Rektor Universitas Jayabaya. 

Dalam forum ekonomi itu, Bupati Achmad Syafii mempresentasikan makalah tentang program inovasi daerah yang selama ini telah mendapat pengakuan dan penghargaan nasional, yakni program "Intan Satu Saka" dan "Sigap Seratus".

Intan Satu Saka yakni insminasi buatan, satu tahun satu kelahiran, sedangkan "Sigap Seratus" ialah Sapi Madura Bunting dan Partus.

Program inovasi "Sigap Seratus" ini merupakan program yang menitik beratkan pada formula "369 Plus". Angka menunjukkan aksi pelayanan tanggap terhadap sapi betina bunting umur 3, 6 dan 9 bulan, sedang "plus-nya" merupakan bentuk pelayanan tanggap pascamelahirkan antara umur 1 hingga 2 bulan secara gratis.

Bentuk pelayanan yang diberikan pemerintah berupa pemeriksaan secara intensif, serta pemberian obat dan vitamin secara gratis, termasuk penanganan gangguan reproduksi atau deteksi dini, apabila ada janin sapi yang mati dalam kandungan.

Selain itu, pada 20 Oktober 2016 digelar pementasan aneka ragam budaya dan seni daerah di Panggung Merah Putih di TMII. 



Dalam kegiatan ini Pamekasan menampilkan 16 peragawan dan peragawati yang menampilkan  fasion batik tulis Pamekasan yang dikolaborasi dengan musik tradisional Saronen.
Previous
Next Post »